Sabtu, 11 Agustus 2012

Mencegah Alergi pada Bayi

Mencegah Alergi Pada Bayi
Alergi pada Bayi

Ibu, kami mengerti betapa sedihnya Anda tatkala melihat sang buah hati menderita karena alergi, baik itu alergi kulit, alergi susu, alergi makanan, atau alergi terhadap zat-zat tertentu. Apalagi jika gejala alergi mulai diperlihatkan di tubuhnya yang mungil, seperti timbulnya bentol-bentol merah, gatal-gatal diseluruh tubuh, hingga ia pun mulai kesulitan bernapas.

Jika ada di keluarga Anda yang menderita alergi terhadap jenis makanan tertentu, ada baiknya jika Anda pun mengurangi jenis makanan yang kemungkinan membuat si kecil rentan terhadap alergi. Tapi tindakan ini bukan tanpa resiko, mengingat anak bayi membutuhkan banyak nutrisi dari makanannya. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter anak Anda mengenai berbagai jenis nutrisi yang ia butuhkan.
Berikut beberapa tips bayi mengenai bagaimana mencegah agar anak Anda tidak terkena alergi. Bagaimana pun juga mencegah tentu jauh lebih baik ketimbang melakukan perawatan bayi yang menderita akibat alergi:
  • Usia 4-6 bulan adalah usia di mana anak bayi berada dalam masa “bahaya”. Itulah mengapa Anda disarankan menunda masa penyapihan dan terus memberikan ASI atau susu formula selama masa-masa yang rawan ini. Anak bayi akan mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan dari ASI mau pun susu formula hingga ia berusia 6 bulan.
  • Selama memberikan ASI, waspadalah terhadap makanan yang berpotensi menimbulkan alergi.
  • Mulailah memperkenalkan bayi pada makanan padat satu per satu. Caranya dengan memberi jarak waktu beberapa hari untuk mengetahui reaksi si kecil terhadap jenis makanan tersebut
  • Jika keluarga Anda mengalama sejarah alergi seperti alergi terhadap kacang lainnya, waspadalah terhadap berbagai makanan yang mengandung bahan kacang seperti selai kacang.
  • Hindarkan anak Anda dari bahan-bahan yang dapat memicu alergi seperti asap, rokok, debu, ruam, serbuk sari, dan binatang peliharaan.

Makanan yang tepat untuk Ibu dan bayi
Makanan yang tepat untuk Ibu
    Tips bayi lainnya yang bisa Anda terapkan ketika mengetahui bahwa anak Anda alergi terhadap susu sapi---sementara Anda tidak bisa memberikannya ASI—yakni dengan menggunakan susu bayi dari kacang kedelai. Ini juga berlaku terhadap anak bayi yang tidak tahan terhadap laktosa---zat gula susu yang terdapat dalam susu seperti ASI, susu sapi dan olahannya.Sayangnya, susu formula dari kacang kedelai mengandung gula yang bukan berasal dari susu. Oleh sebab itu, ibu harus benar-benar memperhatikan perawatan bayi khususnya pada gigi seperti berhenti memberikan susu kacang kedelai setelah usianya satu tahun; dan hindari pemberian susu formula pada waktu makan dan waktu tidur. Namun, ada pula susu bayi yang mengandung protein susu yang telah dimodifikasi secara khusus untuk bayi dengan sejarah alergi.

3 komentar:

  1. aish baru tahu ternyata balita juga bisa kena alergi. Makasi atas infonya

    BalasHapus
  2. Halo Admin bayiibusehat.blogspot.com,

    Kami dari Vemale.com, situs wanita grup dari KapanLagi.com.
    Apakah kita bisa kerjasama untuk bertukar link?

    Anda bisa menampilkan link Vemale.com di bayiibusehat.blogspot.com
    Untuk posisi link-nya, kami berharap link dari Vemale.com diletakkan di sidebar kiri atas.

    Dan kami akan menampilkan link bayiibusehat.blogspot.com di halaman Vemale.com: http://www.vemale.com/relationship/ibu-bayi-dan-balita/


    Terima kasih atas kerjasamanya :)

    Humas Vemale.com
    Selvie Chummairoch

    BalasHapus
  3. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

    BalasHapus